Semarang — Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIA Semarang melaksanakan kegiatan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui budidaya ayam petelur sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan di lingkungan lapas, selasa (03/02/2026).
Dalam kegiatan tersebut, WBP mengelola sebanyak 72 ekor ayam petelur yang setiap harinya mampu menghasilkan minimal 20 butir telur. Proses pembinaan meliputi perawatan ayam, pemberian pakan, menjaga kebersihan kandang, hingga pengelolaan hasil produksi telur. WBP dilibatkan secara aktif agar memiliki pemahaman dan keterampilan praktis di bidang peternakan sederhana.

Hasil telur yang diperoleh dari kegiatan ini dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pangan di dalam lapas. Selain membantu pemenuhan gizi, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi WBP mengenai pengelolaan usaha produktif yang berkelanjutan dan bernilai manfaat.

Salah satu Warga Binaan (NK) yang mengikuti kegiatan pembinaan kemandirian tersebut mengungkapkan apresiasinya terhadap program budidaya ayam petelur yang dijalankan.
“Saya merasa senang dan bersyukur bisa mengikuti pembinaan kemandirian budidaya ayam petelur ini. Selain menambah pengetahuan dan keterampilan, hasilnya juga bermanfaat untuk mendukung ketahanan pangan di lapas. Ilmu yang saya dapatkan menjadi bekal berharga bagi saya ke depannya, ” ujar salah satu WBP peserta kegiatan.
Melalui pembinaan kemandirian budidaya ayam petelur ini, Lapas Perempuan Semarang berharap WBP dapat memperoleh bekal keterampilan yang dapat diterapkan setelah bebas nanti.
Program ini menjadi wujud komitmen lapas dalam menciptakan pembinaan yang produktif, berdaya guna, serta mendukung ketahanan pangan secara mandiri.
(Humas LPP Semarang)
