Semarang - Dalam upaya memperkuat program pembinaan dan pemberdayaan warga binaan, Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang bersama Bapas Semarang melaksanakan kegiatan koordinasi dengan Kecamatan Semarang Barat pada Senin (27/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Semarang Barat ini dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang beserta jajaran, antara lain Kepala Seksi Bimbingan Kerja (Bimker), Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik (Binadik), perwakilan dari Bapas Semarang, serta pihak Kecamatan Semarang Barat.

Dalam pertemuan tersebut, para pihak membahas rencana pelaksanaan program kerja sama Desa Binaan yang diharapkan menjadi wadah pembinaan lanjutan bagi warga binaan pemasyarakatan.

Program ini dirancang sebagai bentuk sinergi lintas sektor untuk mendorong peningkatan keterampilan dan kesiapan warga binaan, khususnya setelah kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang, Darmalingganawati, menyampaikan bahwa program Desa Binaan merupakan langkah strategis dalam memastikan keberlanjutan pembinaan.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap warga binaan yang telah bebas dapat memiliki bekal keterampilan yang memadai sehingga mampu berintegrasi secara mandiri dan produktif di lingkungan masyarakat, ” ujarnya.
Hasil dari koordinasi tersebut menyepakati langkah awal berupa penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) antara Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang dengan Kecamatan Semarang Barat. MoU ini nantinya akan menjadi dasar hukum dalam pelaksanaan program Desa Binaan secara berkelanjutan.
Selain itu, para pihak juga merencanakan penyusunan program teknis yang lebih detail, termasuk skema pembinaan keterampilan bagi warga binaan pasca bebas agar selaras dengan kebutuhan masyarakat dan potensi wilayah.
Kegiatan koordinasi berlangsung dengan lancar, tertib, dan kondusif. Diharapkan melalui sinergi ini, program pembinaan yang dilaksanakan tidak hanya berdampak selama masa pidana, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi kehidupan warga binaan setelah kembali ke masyarakat.
(Lapas LPP Semarang)
