Tragedi Maut di Jalur Semarang-Solo: Warga Leyangan Tewas Terjatuh

    Tragedi Maut di Jalur Semarang-Solo: Warga Leyangan Tewas Terjatuh

    UNGARAN - Sebuah insiden lalu lintas yang merenggut nyawa terjadi di ruas Jalan Raya Semarang–Solo, tepatnya di wilayah Langensari, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, pada Senin (12/1/2026) sekitar pukul 10.45 WIB. Peristiwa nahas ini merenggut nyawa seorang warga Leyangan yang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah kendaraannya diduga tersenggol kendaraan berat.

    Sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi H 3936 ACC yang dikendarai Chaterine (19) bersama ibunya, M. Novianny (43), melaju dari arah Bawen menuju Ungaran ketika tragedi itu terjadi. M. Novianny, sang ibu yang membonceng, menjadi korban yang meninggal dunia.

    "Saat melintas di lokasi kejadian, sepeda motor diduga tersenggol kendaraan lain yang identitasnya masih dalam penyelidikan. Akibatnya, pembonceng terjatuh ke badan jalan dan kemudian tertabrak kendaraan lain yang juga belum diketahui identitasnya, sehingga meninggal dunia di tempat, " jelas Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, S.TK., S.I.K., CPHR, didampingi Kanit Gakkum Iptu Handriani, S.E., M.M., kepada awak media.

    Kecelakaan ini sontak menjadi perhatian pengguna jalan lain, menyebabkan arus lalu lintas di jalur padat tersebut sempat tersendat. Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Semarang segera bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari para saksi mata.

    AKP Lingga menambahkan bahwa pihaknya masih mendalami kasus ini, mengingat pengendara sepeda motor, Chaterine, masih dalam kondisi syok dan belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut.

    "Pengemudi masih dalam kondisi syok sehingga belum bisa dimintai keterangan. Saat ini kejadian sudah kami tangani dan proses penyelidikan masih terus berjalan, " pungkasnya.

    Menyikapi kejadian ini, Polres Semarang mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur yang dikenal padat dan rawan kecelakaan, demi mencegah terulangnya peristiwa serupa yang merenggut nyawa.

    (Wartabhayangkara)

    kecelakaanlalulintas ungaran semarang polressemarang lakamaut jalursemarangsolo
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Pastikan Lingkungan Bersih Narkoba, LPP...

    Artikel Berikutnya

    Nasima 32 Tahun, Resmikan Kelas Internasional,...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis
    Jaringan Curanmor Lintas Wilayah Terbongkar, Pelaku Licin Diringkus
    Seminar Nasional konflik Iran–Israel–AS, Bukan Hanya Perang Biasa dan Ideologi
    BEI Delisting 18 Emiten, Sritex Hingga SBAT Terancam
    Aboe Bakar Akui Pengawasan Lapas Bangli Efektif, Minta Maaf Atas Kritik Sebelumnya

    Ikuti Kami